Upgrading Kernel

ImageSeperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Linus Torvalds adalah penulis dan pengembang sebuah sistem operasi berbasis Unix yang disebut Linux. Pada suatu sistem Linux, kernel merupakan penghubung (jembatan/mediator) antara suatu program (aplikasi) dengan hardware seperti misalnya dalam hal manajemen memori untuk proses-proses yang sedang berjalan, input-output terhadap dan dari suatu device dan masih banyak lagi fungsi tambahan yang lainnya. Intinya adalah kernel merupakan suatu penghubung (antara sotfware dan hardware). Walaupun fungsi kernel yang lain masih banyak, tapi saya tidak membahasnya disini, paling tidak anda sudah tahu fungsi dasar dari sebuah kernelūüôā

Mengapa harus update/upgrade kernel?

Ada 1001 alasan anda harus (baca: ingin) mengupdate/menguprade kernel, antara lain (don’t take it personally) :

  1. Anda menginginkan optimasi terhadap sistem anda
  2. Anda tidak puas dengan kinerja kernel bawaan dari vendor distro anda
  3. Karena aplikasi yang anda gunakan membutuhkan kernel yang lebih baru
  4. Karena hardware yang baru saja anda beli tidak disupport oleh kernel yang anda pakai sekarang
  5. Karena kernel yang lama ada bug
  6. Karena kernel yang baru (menurut anda) menawarkan fitur yang lebih bagus (misalnya manajemen memory, manajemen proses, dukungan driver dan lain lain)
  7. Anda mendapatkan PR kompilasi kernel dari suatu mata kuliah
  8. Anda ingin pacar anda tahu bahwa anda bisa melakukan kompilasi kernel
  9. Anda habis putus dengan pacar anda dan pada malam minggu tidak anda kegiatan yang lain
  10. Anda iseng, senang-senang, untuk mengeteset kecepatan CPU
  11. ………………………….[tulis alasan anda disini]

Meskipun demikian, ada pepatah di internet yang bunyinya “If it ain’t broken, don’t fix it ” …and you have been warnedūüôā

Untuk upgrade kernel ke 2.6.x ada beberapa software
yang harus anda miliki dengan versi minimal sesuai tabel dibawah ini,
diantaranya:

o¬† Gnu C ¬†¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† ¬† 2.95.3¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # gcc –version
o¬† Gnu make¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† ¬†¬†¬† ¬† 3.79.1¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # make –version
o  binutils                     2.12                    # ld -v
o¬† util-linux¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† ¬†¬†¬†¬† 2.10o¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # fdformat –version
o  module-init-tools      0.9.10                  # depmod -V
o  e2fsprogs                 1.29                    # tune2fs
o  jfsutils                      1.1.3                   # fsck.jfs -V
o  reiserfsprogs             3.6.3                   # reiserfsck -V 2>&1|grep reiserfsprogs
o  xfsprogs                   2.6.0                   # xfs_db -V
o  pcmciautils                 004
o  pcmcia-cs             3   .1.21                  # cardmgr -V
o  quota-tools               3.09                    # quota -V
o¬† PPP¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 2.4.0¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # pppd –version
o  isdn4k-utils            3.1pre1                 # isdnctrl 2>&1|grep version
o¬† nfs-utils¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 1.0.5¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # showmount –version
o¬† procps¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 3.2.0¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # ps –version
o¬† oprofile¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 0.9¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† # oprofiled –version
o  udev                       071                     # udevinfo -V

Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat di sini atau jika sudah download
dan mengekstrak file kernelnya, bisa ditemukan di Documentation/Changes
Versi program tersebut.

Pertama ambil source kernel di  ftp://ftp.kernel.org/pub/linux/kernel/
Untuk kernel terbaru saat ini yaitu kernel 2.6.15 ambil di:

#wget http://kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.15.tar.gz
ekstrak lalu masukkan ke dalam direktori /usr/local

#tar -zxvf linux-2.6.15.tar.gz -C /usr/src
#cd /usr/src
#rm -rf linux
#ln -s linux-2.6.15  linux
#cd linux

Konfigurasi kernel, dengan perintah:

#make menuconfig

— opsional —
Sebelum mengkompile kernel untuk memastikan tidak ada file .o dan file depedency lain
yang sudah kadaluarsa.
#make bzImage

Jika pada saat konfigurasi kita memilih module untuk bagian kernel kita maka lanjtkan
dengan kompilasi/membuat module tersebut

#make modules
#make modules_install

Selesai, anda tinggal meng-copy dan menjalankan kernel yang baru.
Kopikan file bzImage di /usr/src/linux/src/arch/i386/boot/ ke direktori
boot system

#cp /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage /boot/
#cp /usr/src/linux/System.map /boot/

Untuk menjalakan kernel yang baru, jika anda menggunakan LILO ubahlah konfigurasi
lilo. Penting diingat, jangan langsung mengubah default boot ke kernel yang baru,
tambahkan saja option untuk kernel baru, karena siapa tau kernel baru tidak jalan
dengan baik.

Edit file konfigurasi /etc/lilo.conf

vi /etc/lilo.conf

Tambahkan pada file konfigurasi tersebut option untuk kernel baru kita:

image=/boot/bzImage
label=newkernel
read-only
root=/dev/hda1

Setelah itu jangan lupa memberikan perintah

lilo

untuk mengeksekusi lilo dengan konfigurasi yang baru

Lalu reboot komputer dan pilihlah “newkernel” pada saat prompt LILO.

3 Comments

  1. hendri
    Posted Agustus 6, 2007 at 4:56 am | Permalink

    mas yoyok tolong ajari linux fedora core……:)

    salam kenal………..

  2. siti nurhasanah
    Posted Agustus 14, 2007 at 6:37 am | Permalink

    Mas Yoyok……….kirimni dong software mikrotiknya,sekalian mo belajar nih…….jgn lm” y…..abz btuh bgt neh.makasih bgt

  3. sectio_hafidh
    Posted Oktober 5, 2007 at 3:25 am | Permalink

    ms yoyok aq bingung nih cara seting server di suselinux 10.1 : samba,router,dhcp,dll beritahu caranya donk ato kirim k email q yaaaa


Tulis sebuah Komentar

You must be logged in to post a comment.
%d blogger menyukai ini: