Router Warnet

ImageAkhirnya jadi juga tutorial setting router warnet untuk linux.

Saya menulis ini buat temen2 yang minta untuk di buatin tutorial untuk setting router warnet dengan diagram seperti berikut

|eth0
|
|——————————|
| |————| |————| |
| | GW | | CACHE | |
| |————| |————| |
|——————————-|
|
|eth1
|
|
|——————–HUB——————-|
| | |
| | |
| | |
|————| |————-| |————|
|Client 01 | | Client 02 | | Client 03 |
|————| |————-| |————|

Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting GW (Gateway) supaya bisa connect dahulu ke internet
Sebelum Mensetting :
1. Mintalah IP public ke ISP lengkap dengan netmask, broadcast dan dns nya
misalnya :
IP : 202.159.61.224
GATEWAY : 202.159.61.193
Netmask : 255.255.255.192
DNS1 : 202.159.57.195
DNS2 : 202.159.32.2 (optional)2.Menentukan IP local yang akan kita gunakan untuk client
Setting IP Gateway :
1.[<pts/0> root@proxy /etc]# pico -w /etc/rc.d/rc.inet1.conf
lalu ubahlah sesuai dengan kebutuhan yang telah di rencanakan :
# Config information for eth0:
IPADDR[0]=”202.159.61.224″
NETMASK[0]=”255.255.255.192″
USE_DHCP[0]=””
DHCP_HOSTNAME[0]=””

# Config information for eth1:
IPADDR[1]=”192.168.10.1″
NETMASK[1]=”255.255.255.0″
USE_DHCP[1]=””
DHCP_HOSTNAME[1]=””

# Default gateway IP address:
GATEWAY=”202.159.61.193″

2.Simpan dan Keluar

3.Setting dns resolve
[<pts/0> root@proxy /etc]# pico -w /etc/resolv.conf
lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :
search warnet-kita.com
nameserver 202.159.57.195

4.Setting ip_forwarding
[<pts/0> root@proxy /etc]# pkgtool
Pilih setup -> pilih services lalu pilih ip forward, aktifkan.
atau
[<pts/0> root@proxy /etc]# echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_foward
5.restart
[<pts/0> root@proxy /etc]# reboot
atau
[<pts/0> root@proxy /etc]$ /etc/rc.d/rc.inet1 restart

6.test dengan ping ke default gateway 202.159.61.193
[<pts/0> root@proxy /etc]# ping 202.159.61.193
PING 202.159.61.193 (202.159.61.193) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 202.159.61.193: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 202.159.61.193: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 202.159.61.193: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 202.159.61.193: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 202.159.61.193 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms

7.test ping ke air-putih.web.id (atau web lain) untuk ngecek dns nya
kalau muncul :
PING air-putih.web.id (xx.xxx.xxx.xx) 56(84) bytes of data.
berarti dns kita untuk gateway sudah bekerja, tapi kalau muncul :
ping: unknown host air-putih.web.id
berarti dns yang kita isikan di /etc/resolv.conf masih salah,silahkan cek lagi ke ISP nya🙂

3. Setting NAT IPtables

Untuk setting NAT IPTables saya hanya akan memberikan yang paling sederhana agar client dapat merouting. Untuk lebih jelas dapat dipahami tutorial iptables akan saya berikan lain kali.

[<pts/0> root@proxy /etc]# pico -w /etc/rc.d/rc.nat
isikan sebagai berikut :
#!/bin/sh
# flush
iptables -F
iptables -F -t nat
# nat
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.6.0/24 -j SNAT –to 202.159.61.224

4. Setting agar nat dapat jalan saat booting
Tambahkan script berikut dalam /etc/rc.d/rc.local
[<pts/0> root@proxy /etc]# pico -w /etc/rc.d/rc.local
#!/bin/sh
#
# /etc/rc.d/rc.local: Local system initialization script.
#
# Put any local setup commands in here:
# Activating SNAT
/etc/rc.d/rc.nat
echo “”

Tapi sebelumnya chmod terlebih dahulu file /etc/rc.d/rc.nat agar dapat dieksekusi
[<pts/0> root@proxy /etc]# chmod +x /etc/rc.d/rc.nat

Sampai disini setting untuk gateway sudah selesai dan supaya gateway ini bisa sekaligus bisa di gunakan sebagai ns server maupun proxy serevr maka harus diinstall daemon bind atau daemon nameserver yang lain dan squid proxy server. (Pembahasan lain waktu)

5. Setting Client
Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :
IP : 192.168.10.2 – 192.168.10.254
GATEWAY : 192.168.10.1
NETMASK : 255.255.255.0
NAMESERVER : 202.159.57.195
misal :

Client01
===============================
IP : 192.168.10.2
GATEWAY : 192.168.10.1
NETMASK : 255.255.255.0
NAMESERVER : 202.159.57.195

Client02
===============================
IP : 192.168.10.3
GATEWAY : 192.168.10.1
NETMASK : 255.255.255.0
NAMESERVER : 202.159.57.195

dan seterusnya sesuai banyaknya client, yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network

Setelah di setting ip client, maka coba ping ke 192.168.10.1 dari client, kalau berhasil berarti client dan Gateway nya sudah tersambung.
Setelah berhasil coba ping ke gateway ISP contoh : 202.159.61.193, kalau berhasil berarti client sudah tersambung dengan ISP
Setelah berhasil silahkan coba browsing ke situs tertentu misal : yahoo.com jika berhasil maka anda sudah dapat membuat router dengan nat paling sederhana
Jika belum berarti masih ada kesalahan dalam setting konfigurasi diatas, Jika ada pertanyaan silahkan contact YM ID cup1ds atau MIRC dengan nick cupid

15 Comments

  1. nizar joe
    Posted Juli 31, 2007 at 9:33 am | Permalink

    bagus banget mas artikelnya, kebetulan aku lagi cari artikel tentang mikrotik, mas kalo bisa ada yang format pdf ato doc dunk artikelnya, gambarnya juga mas kurang jelas..

    thaks banget

  2. Posted Agustus 4, 2007 at 9:22 am | Permalink

    bgus bngt ,,

  3. sybex
    Posted Agustus 9, 2007 at 3:12 pm | Permalink

    bagus banget, aq punya tugas membuat pc router dari suse.10 dan win xp….ajarin aq dong

  4. tina
    Posted Agustus 16, 2007 at 9:16 am | Permalink

    u kejam.jahat. dah tau nyakitin ttp dilakoni aj.rasa sakit tidak akan mudah ilang.susah ilang.tetep sakiiitttt….sakiiiiiittt bangeeeettttt….sampai nanti tetap ada.walau q tersenyum didepan u.walau q tertawa di hadapan u.remember that….

  5. tina
    Posted Agustus 16, 2007 at 9:26 am | Permalink

    rasa sakit ni gak akan pudar.u dah kecewain q.hianatin q.acuh kan q.b2an dengan nya tanpa memikirkan diriku sedikit pun.padahal status kita masih pacaran.setelah u ditinggal pergi olehnya,u mohon2 balik ma q.q mana mungkin menerima u lagi.jahanam.bajingan.bangsat.sakit hati ni gak akan pernah ilang…..sumpah serapah ku moga terkabul….amin….

  6. Posted Agustus 23, 2007 at 12:21 am | Permalink

    wah artikel yang bagus mas…

  7. Posted Agustus 29, 2007 at 4:17 am | Permalink

    Mas numpang tanya ya, saya punya komputer server IP 192.168.xxx.xxx, (windows server 2003) terhubung dengan internet, lewat proxy ke 192.168.1.115,apakah server saya bisa dibagi lagi ke 10 komputer lagi? Bagaimana caranya? Tolong ya mas..
    Makasih banyak..

  8. yippi
    Posted September 7, 2007 at 3:07 am | Permalink

    bisa jelasin cara konfigurasi router dengan windows 2003 server g? penting nich!!!

  9. Posted Oktober 5, 2007 at 6:16 am | Permalink

    oh ya gimana cara buat ruting server langsung mirotik nya..

    Thank’s
    hotma sitanggang

  10. smknesaba
    Posted Oktober 7, 2007 at 5:21 pm | Permalink

    test

  11. Dedi Suyatman
    Posted November 8, 2007 at 1:09 am | Permalink

    minta cara membuat router di free Bsd donk! kirim ke email aku yaa1

  12. Posted Desember 4, 2007 at 6:35 am | Permalink

    mas saya juga minta cara membuat router di free Bsd, tolong kirim ke email aku. makasih banyak

  13. swing
    Posted Januari 25, 2008 at 6:35 am | Permalink

    mikrotik keren
    clarckonek ganteng
    vs sens gagah
    freebsd ip table nya stabil

    ada ng sih yang lebih bagus dari linux.. yang mahal ada windows ;))

  14. Mencari Ilmu
    Posted Oktober 25, 2008 at 11:50 pm | Permalink

    sangat seneng dengan linux… tapi saya masih pemula dab masih banyak gak ngertinya.. pertama… distro linux yang baik untuk jadi file server dan usernya didapat dari AD 2003 … boleh kah saya meminta sekalian situs untuk mendownload sourcenya…
    dan adakah semacam report system …spt kapn terakhir user menggunakan folder atau file tersebut..
    atas kerjasamanya saya ucapkan terima kasih…
    hanya yang menciptakan kita yang bisa membalasnya

  15. faris
    Posted Oktober 13, 2009 at 5:18 pm | Permalink

    mas aku punya proxy server apabila booting settingan iptables ko berubah normal lagi.
    supaya tetap gimana cara linux opensuse 10.2


Tulis sebuah Komentar

You must be logged in to post a comment.
%d blogger menyukai ini: