Mengaktifkan APM (Advanced Power Management) pada Slackware

Ditulis Oleh: modified from murzhid

Pada seting default slackware, module APM tidak di load oleh kernel linux. Ini sering menyebabkan saat linux dimatikan (halt/shutdown) komputer tidak akan langsung mati. Setelah linux di shutdown memang system linux telah mati, tapi CPU masih tetap pada keadan hidup. Biasanya muncul pesan “Power Down”, ini bisa membuat kita jengkel karena kita harus memencet tombol power pada CPU. Itu akan selalu berulang-ulang setiap kita mematikan system linux, bagaimana kalau kita mematikannya dari jarak jauh dengan remote (ssh) ??? Apa kita kita harus datang keruang komputer untuk mematikan CPU yang telah kita matikan lewat remote tadi !!! TIDAKKAN ….. Maka dari itu mari kita bahas bagaimana carana mengaktifkan module APM agar dapat di akses oleh kernel saat boot.
Step by step ….

Edit rc.modules pada direktori /etc/rc.d/ dengan menggunakan editor kesayangan anda, kali ini saya menggunakan editor pico. Anda harus menggunakan login super user atau root, jika anda masih menggukanan login user biasa anda harus masuk kedalam root terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah “sudo su -” (dengan syarat user anda masuk ke group wheel )

[<pts/0> noc@proxy /]$ sudo su –

Setelah login menjadi root barulah ketikkan perintah dibawah ini

[<pts/0> root@proxy /root]$ pico -w  /etc/rc.d/rc.modules

Search: apm        <——— isi dengan kata kunci “apm”

G Get Help   ^Y First Line   ^R Replace      M-C Case Sens   M-R Regexp   ^X CutTillEnd
^C Cancel    ^V Last Line    ^T Go To Line   M-B Backwards   ^P History

Untuk lebih mudahnya gunakan fasilitas search pada editor anda, pada pico anda bisa menggunakan perintah “CTRL + W” lalu ketikkan kata kunci “APM” (seperti pd contoh diatas) maka akan muncul baris seperti dibawah ini

#### APM support ###
# APM is a BIOS specification for saving power using several different
# techniques. This is mostly useful for battery powered laptops.
# /sbin/modprobe apm

Hilangkan pagar(#) pada baris tersebut sehingga menjadi seperti dibawah ini

/sbin/modprobe apm

Simpan dan keluarlah dari editor, dan Untuk mengetahui hasilnya, reboot slackware anda terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah “reboot”

[<pts/0> root@proxy /root]$ reboot

Setelah komputer reboot dan telah hidup lagi, cobalah matikan linux anda dengan menggunakan perintah “halt” atau “shutdown -h now”

[<pts/0> root@proxy /root]$ shutdown -h now

Saya jamin CPU anda akan langsung wafat !!! G’ Pencet-pencet tombol power lagi …

2 Comments

  1. Posted September 6, 2007 at 4:01 pm | Permalink

    Kak mau nanya Editor Pico itu apa??
    Di dapat dari mana???
    Cara ngegunainnya gimana??

  2. Posted September 23, 2007 at 11:44 pm | Permalink

    eh mas sekarang udah ngerti jadi pico itu editor lainnya selain vi,…. ya ! maaf ya soalnya aku masih newbie😀


Tulis sebuah Komentar

You must be logged in to post a comment.
%d blogger menyukai ini: