Sharing files di slackware dgn samba (Paling simple dan dasar)

Penulis menggunakan Slackware 11, namun settingan sambanya kurang lebih sama di distro lainnya.

1. Install samba server di komputer server linux atau BSD maupun sejenis Unix lainnya.
Download sorce samba
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ wget http://us3.samba.org/samba/ftp/samba-latest.tar.gz
atau cari mirror nya di samba.org

Extract hasil download untuk diinstall
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ tar zxvf samba-latest.tar.gz
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ cd samba-3.0.24/source/ ( Hal ini tergantung dengan versi terkahir yang di download – bisa dilihat dengan perintah ls -al )
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ ./configure –prefix=/usr/local/samba –sysconfdir=/etc –with-automount –with-quotas –with-acl-support
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ make && make install

2. Edit file konfigurasi samba.
File konfigurasi ini mestinya berada di /etc/smb.conf jika tidak berarti berada di /usr/local/samba/lib/smb.conf
Di dalam file smb.conf ini telah terdapat bagian2 konfigurasinya, yaitu dengan tanda [Global], [homes], [printers], dll. Hapus saja semua lalu isi sendiri.

Untuk [Global], pastikan setting option minimal seperti berikut ini:
[Global]
workgroup = AIRPUTIH <— ubah workgroup sesuai keinginan kamu
netbios name = SERVER <— ubah nama komputer sharing sesuai keinginan
server string = AIRPUTIH FILE SERVER <— ubah keterangan server sesuai keinginan
security = SHARE
encrypt passwords = No
show add printer wizard = No
ldap ssl = no
hosts allow = 192.168.93.0/27 <— sesuaikan dengan kondisi jaringan lokal kamu
hide dot files = No

3. Setting share yang ingin kamu share, tambahkan di dalam smb.conf:
[user]
path = /data-user/data <— path dimana folder yang ingin di share
read only = Yes
guest only = Yes
guest ok = Yes

Jangan lupa di save.

4. Buat direktori yang ingin kamu share tersebut, dalam contoh ini adalah /data-user/data.
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ mkdir -p /data-user/data

5. Setel bahwa samba akan otomatis hidup setiap komputer hidup.
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ pico -w /etc/rc.d/rc.local
isikan dengan :
# Share
/usr/local/samba/sbin/smbd -D
/usr/local/samba/sbin/nmbd -D

simpan

6. Jalankan service smb dan nmb.
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ /usr/local/samba/sbin/smbd -D
[<pts/0> root@proxy /home/install]$ /usr/local/samba/sbin/nmbd -D

7. Copylah folder/file yang ingin kamu share ke dalam folder /data-user/data itu. Jangan lupa di chown ke user kamu dulu.
chown -R nobody.nogroup /data-user/data

8. Coba deh kemudian kamu cek di Network Neighborhood. Akan sudah keliatan. Bila belun keliatan, coba tunggu beberapa saat. Biasanya perlu waktu beberapa saat untuk refresh di network. Atau jika tidak bisa kita browse langsung dengan membuka start – run : \\ipserversambatadi\user atau \\namanetbiostadi\user

Sampai disini jika kamu beruntung kamu telah membuat samba dengan konfigurasi paling sederhana🙂

Sharing Full Access
Bagaimana bila kamu ingin agar user dapat menulis ke dalam sharing yang telah kamu buat tersebut? Mudah saja.
1. Kita ubah smb.conf-nya menjadi seperti ini:
[user]
comment = Buat sharing data user
path = /data-user/data
read only = No <— ini
guest only = Yes
guest ok = Yes
browseable = yes

2. Kita chmod juga direktori itu menjadi 777.
chmod -R 777 /data-user/data

3. Test dari network untuk menulis ke dalam share folder itu.

Kesimpulan
Nah… mudah bukan? Contoh konfigurasi disini memang bukan yang terlengkap, namun akan membantu kamu di dalam menyetel sharing file/folder secara mudah dan cepat. Juga bisa menjadi starting point bagi kamu di dalam mengexplore option2 yang ada di samba. Coba deh kamu pelan2 pelajari samba ini, dia adalah salah satu keahlian yang sangat dicari oleh perusahaan2 dari sysadmin Linux. Ok, selamat belajar.

5 Comments

  1. Posted Juli 19, 2007 at 3:58 am | Permalink

    Mas Kenapa Tertarik Dengan Linux, Sejak Kapan dan Bagaimana Tipsnya Biar Mudah Belajar Linux
    Makasih YOO

  2. war
    Posted Juli 24, 2007 at 11:23 pm | Permalink

    mas yok, makasih semua tulisannya yaa…aku sekarang jadi pingin ngerti lagi tentang linux..

  3. pupunk
    Posted Agustus 20, 2007 at 9:40 am | Permalink

    mas, gmn caranya setting adsl (speedy) di linuxpcos dg single ethernet card? mungkin bs dikirimkan step by stepnya via email?

  4. Posted September 12, 2007 at 3:07 am | Permalink

    salam kenal,

    oh, ya skalian minta pencerahaan.
    aku sudah berhasil share folder, tetapi bagaimana supaya bisa hidden share-nya? tapi tetep bisa di akses.

    thanks ya!!

  5. jie
    Posted Desember 21, 2007 at 6:46 am | Permalink

    Bagaimana cara menginstal samba ke dalam slacware 10.2


Tulis sebuah Komentar

You must be logged in to post a comment.
%d blogger menyukai ini: