5 Cara Melatih Berpikir Kreatif

Kreatif” hanyalah sebuah kata pendek dan sederhana. Namun, berkat pemikiran kreatif, kesuksesan besar, semisal kemajuan teknologi, industri, dan bidang lain, terjadi.

Tidak berlebihan bila dikatakan, berpikir kreatif merupakan kunci keberhasilan.
Lalu, bagaimana cara untuk bisa berpikir kreatif?

Berikut ini cara yang bisa dicoba:

- Berpikir, semua bisa dilakukan

Yakinlah, sesuatu yang akan kita kerjakan mampu kita selesaikan. Artinya, harus optimis. Buang ungkapan bernada pesimis. Misal, ”Saya mungkin bisa mengerjakan”. Ganti dengan ungkapan penuh optimisme. Contoh, ”Saya pasti bisa mengerjakannya”, ”Bagi saya tidak ada kata menyerah!”.

Pernyataan optimis melatih kita berani masuk ke persoalan. Pola pikir pun berkembang, karena dipaksa memeras otak untuk mewujudkan tekad itu.

- Hilangkan cara berpikir konservatif

Pola berpikir konservatif ditandai dengan kekhawatiran untuk menerima perubahan, meski perubahan itu menguntungkan. Karena ingin mempertahankan gaya konservatif, perubahan ditanggapi secara dingin, bahkan dipersepsikan sebagai ancaman. Karena merasa nyaman atau diuntungkan dengan cara konservatif, ketika dituntut untuk mengubah pola pikir, kita takut akan mengalami kerugian.

Hendaknya disadari, cara berpikir konservatif memasung pemikiran kreatif karena pikiran dibekukan oleh sesuatu yang statis. Padahal dalam berpikir kreatif unsur statis semestinya dihilangkan. Mulailah berpikir dinamis, dengan terus mengolah pemikiran untuk menemukan pola pikir efektif.

Ada tiga cara mengurangi atau menghilangkan pola berpikir konservatif.

Pertama, terbuka terhadap masukan. Masukan adalah bahan mentah sangat berharga. Lalu, kita mengolahnya menjadi “barang jadi” lewat pemikiran kreatif. Jadi, jangan takut dengan ide, usulan, bahkan kritik. Karena semua itu merangsang kita berpikir kreatif.

Kedua, mencoba pekerjaan atau hal di luar bidang kita. Untuk ”memperkaya” diri, pola pikir juga perlu menghadapi sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Ketiga, harus proaktif. Kita dituntut ”menjemput bola” dalam menghadapi sesuatu, dan bukan ”menunggu bola”. Bertindak proaktif berarti membuat diri bebas memilih tindakan, tentu berdasarkan perhitungan matang. Ini bisa terjadi kalau kita mempunyai kreativitas berpikir.

( Copy from http://blog.nazmi.web.id)

24 Comments

  1. roiz
    Dituliskan Juli 3, 2008 pada 4:23 pm | Tautan Permanen

    bagaimana dengan orang yang pemalu.artinya orang tsb.sulit engungkapkan hal-hal yang sebenernya ingin dia lakukan…apakah sikap tsb dapat sejalur,tolong beri solusinya….

    • sup Dapur
      Dituliskan Juni 2, 2010 pada 1:10 am | Tautan Permanen

      yang pertama ada yang bingbing yaitu diarahkan…….

  2. Dituliskan Juli 10, 2008 pada 7:50 pm | Tautan Permanen

    seeep dah…master

  3. hfn
    Dituliskan Agustus 27, 2008 pada 7:45 pm | Tautan Permanen

    Gimana cara mudah untuk memulai?Kadang banyak orang punya berjubel cita-cita di kepalanya, tetapi tidak pernah dilaksanakan…

    • Dituliskan April 23, 2011 pada 9:51 am | Tautan Permanen

      Tidak ada awal maka tidak akhir ,,,,untuk memulai tidak ada kata nanti,besok,,ataupun lusa yg hanya ada kata sekarang ,,,,

  4. Dituliskan September 27, 2008 pada 6:50 am | Tautan Permanen

    sipppppppppppp

  5. Dituliskan November 2, 2008 pada 10:09 pm | Tautan Permanen

    Luar Biasa

  6. Dituliskan November 12, 2008 pada 4:31 pm | Tautan Permanen

    Langsung laksanakan ;)

  7. Dituliskan November 28, 2008 pada 3:28 pm | Tautan Permanen

    mas yoyok…
    aq bingung ni…
    banyak cewe yang naksir aq…
    gimana ya sebaiknya ?
    di pilih salah satu ?
    ato di pilih semua ?
    ;) )

  8. Bill.
    Dituliskan Januari 2, 2009 pada 8:25 pm | Tautan Permanen

    Saya mau tnya.Apa gak ada faktor2 lain tuk menunjang kreativitas,misalnya faktor makanan,olahraga & sbagainya..

  9. Ixh_1
    Dituliskan April 15, 2009 pada 6:51 pm | Tautan Permanen

    Bagaimana cara kita menyingkapi bla mendapatkan bahaya ato tantangan yang secara datang tiba tiba

  10. Dituliskan Agustus 19, 2009 pada 12:57 am | Tautan Permanen

    saluttt sangat sebesar2nya…….!!!
    tks presma (presiden master)

  11. andi w
    Dituliskan Oktober 2, 2009 pada 12:39 pm | Tautan Permanen

    setuju…intinya kita harus berani dan percaya diri, maka kreatifitas kita akan muncul dgn sendirinya.

  12. Dituliskan November 10, 2009 pada 5:58 pm | Tautan Permanen

    jika begitu,
    apa bedanya berfikir positif optimis (percaya diri) dengan sombong //???

  13. Dituliskan November 17, 2009 pada 10:51 am | Tautan Permanen

    :) :putnam:
    bagus….ntar di coba dah !!!
    :v

  14. sukarya
    Dituliskan April 11, 2010 pada 11:40 am | Tautan Permanen

    tjx buat informasi’a yah !!

    tapi Q mau ta’a kalo buat menghilangkan rama marah kita ke tman g mn ?

  15. Dituliskan Juni 15, 2010 pada 8:32 am | Tautan Permanen

    salah satu keuntungan orang kreatif salah satunya membuat kita berhasil, pencipta bola lampu, penemu internet, dan tokoh-tokoh perubah dunia adalah mereka yang selelu berfikir kreatif. so… ayo latih kemampuan kita.
    Tks :)

  16. Maryadi
    Dituliskan Oktober 15, 2010 pada 2:36 pm | Tautan Permanen

    optimis dan jangan bersifat pesimis ok

  17. widie
    Dituliskan Maret 16, 2011 pada 7:49 am | Tautan Permanen

    tpi sya susah u/ melakukn smw ntuh sya jd bingung!!

  18. zahrah
    Dituliskan April 28, 2011 pada 10:03 am | Tautan Permanen

    mas yo”k….
    gmna si caranya agar mnjadi org yg kreativ.aq pngen bgt mmbuat sesuatu yg bru tpi aq binggung cranya gmna?
    tlg di jwb ya<mkasi

  19. Aguss ciptadinata
    Dituliskan Juni 6, 2011 pada 7:28 pm | Tautan Permanen

    Terkadang memulai itu tidak mudah perlu perencanaan yg matang .
    Lalu pertanyaan saya bagaimana cara memperkuat keberanian dan menghilangkan rs takut untuk memulai setelah rasa optimis itu ada .

  20. Dituliskan Agustus 16, 2011 pada 1:03 pm | Tautan Permanen

    0kkk… akn kuterapkan

  21. udi
    Dituliskan November 20, 2011 pada 2:18 pm | Tautan Permanen

    terkadang banyak orang yang tidak mau menerima usulan orang lain,dia merasa bahwar dialah yang paling bisa,,, bagaimana caranya untuk menghilangangkan atau mengurangi sifat tersebut?

  22. siti aja
    Dituliskan Desember 21, 2011 pada 6:29 am | Tautan Permanen

    q bingung nie memilih pilh keduanya .antara pacar .dan keluar g .dua dunya q syangk …


One Trackback/Pingback

  1. [...] Riawan dan dikirimkan oleh Februari 28, 2008 at 4:48 am dan disimpan di bawah Life Style. Tandai permalink. Telusuri setiap komentar di sini dengan RSS feed kiriman ini. Tulis komen atau tinggalkan [...]

Tulis sebuah Komentar

Ruas dengan tanda * harus diisi.
*
*

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.